WOW! Rahasia Sertifikat Halal yang Bikin Produk Indonesia Meledak di Pasar Global, Ekspor ”Meledak” & Omzet Naik Gila!

Jakarta — Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Ahmad Haikal Hasan yang akrab disapa Babe Haikal, memberikan sinyal kuat bahwa sertifikat halal bukan hanya simbol agama, tapi sudah menjadi senjata ekonomi rahasia yang mampu mendorong produk lokal meroket di pasar ekspor dunia.

Menurut Babe Haikal, sertifikasi halal ternyata terbukti meningkatkan daya saing dan produktivitas usaha, bahkan hingga memberi nilai tambah luar biasa yang membuat produk Indonesia bisa bersaing dengan produk global di luar negeri terutama di negara-negara dengan konsumen mayoritas muslim.

“Sertifikat halal itu efektif sekali. Bukan sekadar label, tetapi bisa meningkatkan produktivitas, meningkatkan daya saing, serta memberikan nilai tambah yang luar biasa hingga sampai ke pasar ekspor,” jelasnya dalam sebuah pernyataan yang diterima redaksi.

Halal = Kunci Produktivitas & Ekonomi

Babe Haikal menuturkan bahwa keberhasilan sertifikasi halal dalam mendorong ekspor tidak lepas dari upaya BPJPH dalam memperluas ekosistem halal. Salah satu langkahnya adalah dengan merekrut ribuan tenaga pendamping yang siap membantu pelaku usaha dalam proses pengurusan sertifikat halal sehingga tak hanya UMKM besar yang bisa mendapatkan sertifikat, tetapi juga pelaku usaha kecil hingga mikro.

Dalam kurun waktu tiga bulan terakhir saja, sekitar 11.000 tenaga pendamping proses sertifikasi halal telah direkrut. Mereka kini tidak hanya membantu proses sertifikasi, tetapi juga mendapatkan penghasilan yang cukup baik dari pekerjaan mereka.

Inisiatif ini menurut Babe Haikal adalah bagian dari strategi besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional hingga 8%, di mana sertifikasi halal menjadi salah satu pendorong utama pertumbuhan tersebut melalui peningkatan penjualan dan produktivitas pelaku usaha.

Indonesia Siap Rebut Pangsa Pasar Halal Dunia

Babe Haikal sangat optimis bahwa Indonesia suatu hari nanti akan menjadi produsen produk halal nomor satu di dunia. Optimisme ini bukan tanpa dasar potensi pasar ekonomi halal global memang sangat besar. Berdasarkan data State of the Global Economy Report 2023, pengeluaran konsumen muslim global mencapai USD 2,29 triliun pada 2022, dan diproyeksikan membengkak menjadi sekitar USD 3,1 triliun pada tahun 2027.

Potensi ini diperkuat oleh data perdagangan terbaru: Indonesia berhasil mencatat ekspor produk halal mencapai USD 41,42 miliar (setara Rp 673,90 triliun) pada periode Januari–Oktober 2024. Pada periode yang sama, produk halal Indonesia juga mencatat surplus neraca perdagangan sebesar USD 29,09 miliar.

Dominasi produk halal Indonesia pun terlihat jelas di beberapa sektor. Produk makanan olahan mendominasi dengan nilai ekspor USD 33,61 miliar, diikuti oleh pakaian muslim senilai sekitar USD 6,83 miliar, serta produk farmasi dan kosmetik yang juga menyumbang angka ekspor signifikan.

Cerita Sukses Pilihan: UMKM Tembus Dunia

Selain statistik besar itu, Babe Haikal juga sering membagikan cerita nyata dari pelaku usaha yang berhasil meledakkan penjualan setelah bersertifikat halal. Contohnya, pelaku UMKM yang sebelumnya hanya menjual produk di pasar lokal kini bisa menembus pasar luar negeri setelah produknya mendapatkan sertifikat halal termasuk beberapa yang berhasil mengekspor ke negara-negara di Eropa dan Timur Tengah.

Hal ini membuktikan bahwa sertifikasi halal tidak semata formalitas, melainkan strategi nyata yang mampu membuka akses pasar global, serta membuat UMKM lebih kompetitif dibandingkan dengan produk asing yang sudah bersertifikat.

Ekosistem Halal yang Kian Kuat

Tidak hanya itu, BPJPH juga terus bekerja sama dengan kementerian dan lembaga lain untuk memperkuat ekosistem halal di Indonesia dari proses sertifikasi, pendampingan sampai pemasaran produk halal ke luar negeri. Upaya kolaboratif ini diyakini akan semakin memperkuat posisi Indonesia di panggung ekonomi halal dunia dalam beberapa tahun ke depan.

Apa Artinya Bagi Pelaku Usaha?

  1. Peluang Ekspor Lebih Besar
    Dengan sertifikat halal, produk UMKM lebih mudah diterima di pasar global.
  2. Nilai Tambah Produk Meningkat
    Produk halal sering dipandang sebagai produk berkualitas tinggi, bersih, dan aman, sehingga memiliki daya saing lebih kuat.
  3. Peningkatan Kepercayaan Konsumen
    Konsumen di pasar global terutama negara muslim cenderung memilih produk bersertifikat halal dibanding yang tidak.
  4. Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Nasional
    Sertifikasi halal tak hanya meningkatkan ekspor, tetapi juga membuka lapangan kerja dan mendorong rantai pasok global.